Pemdes.Jatimulya"Optimalkan Bahas RKPDes 2027, Pemdes Dorong Penguatan Ketahanan Pangan dan Perlindungan Generasi Muda
KAB,TANGERANG,--LIPUTAN86NEWS.COM || Pemerintah Desa Jatimulya, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, Menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dalam rangka pembahasan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2027 serta Daftar Usulan Rencana Kerja Pemerintah Desa (DU-RKPDes) Tahun 2028.Pada Selasa 6/10/2026.
Musrenbangdes tersebut mengusung tema “Optimalisasi Sektor Industri, Perdagangan dan Ketahanan Pangan Berbasis Kelanjutan.” Forum ini menjadi ruang bagi pemerintah desa bersama unsur masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, menyusun skala prioritas pembangunan, serta merumuskan kebutuhan Desa Jatimulya untuk tahun mendatang.
Kegiatan dihadiri Pj. Kepala Desa Jatimulya H. Ahmad Frengky, S.H., Sekretaris Desa Hendrik, Ketua MUI Abdri Dahlan, Bapak Sayuti, Binamas Bapak Wahyudi, serta perwakilan Kecamatan Sepatan Timur, Pak Solihin, yang hadir mewakili Camat Sepatan Timur.Kasi Binwas Solihin.
Dalam forum tersebut, sejumlah aspirasi masyarakat turut disampaikan. Di antaranya kebutuhan baju seragam, handy talky (HT), serta pembangunan atau pengadaan Pos Linmas sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan dan keamanan lingkungan.
Pj. Kepala Desa Jatimulya H. Ahmad Frengky, S.H., menjelaskan bahwa berbagai usulan masyarakat akan menjadi bahan pembahasan dalam menentukan prioritas pembangunan desa.
Terkait penguatan kelembagaan ekonomi desa, Frengky menyampaikan bahwa pemerintah desa juga tengah memikirkan penataan lokasi untuk mendukung Koperasi Desa (Kopdes) dan BUMDes.
“Untuk Pos Linmas, kita fokus pada pembenahan. Kemudian untuk Kopdes dan BUMDes, kita juga sedang mencari lahan yang tepat. Kalau menggunakan lahan parkir, nantinya area parkir akan semakin menyusut. Jadi kita pikirkan dan cari lahan yang memungkinkan,” jelas Frengky.
Sementara itu, Kepala Desa Jatimulya juga memberikan perhatian khusus terhadap generasi muda. Ia berharap para pemuda di wilayahnya dapat mengisi masa depan dengan kegiatan yang positif dan tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba maupun obat-obatan terlarang.
“Kami berharap para pemuda Jatimulya jangan sampai terlibat obat-obatan terlarang. Mari bersama-sama menjaga generasi muda agar tetap berada di lingkungan yang positif dan bisa menjadi penerus desa,” pesannya.
Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga menyangkut pembangunan sumber daya manusia, keamanan lingkungan, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan ekonomi desa.
Perwakilan Kecamatan Sepatan Timur, Pak Solihin, yang hadir mewakili Camat Miftah Suritho, menyampaikan bahwa Musrenbangdes merupakan forum penting untuk menyerap dan menyusun aspirasi masyarakat secara terarah.
Usulan yang disampaikan masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi catatan dalam forum, tetapi dapat dipilah berdasarkan kebutuhan dan skala prioritas untuk kemudian diselaraskan dengan kemampuan anggaran serta program pembangunan pemerintah.
Musrenbangdes juga menjadi bagian dari proses perencanaan pembangunan yang melibatkan berbagai unsur, sehingga program yang nantinya masuk dalam RKPDes benar-benar memiliki dasar kebutuhan masyarakat.
Dengan mengangkat tema optimalisasi sektor industri, perdagangan dan ketahanan pangan berbasis kelanjutan, Desa Jatimulya diharapkan mampu mengembangkan potensi ekonomi lokal sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan penandatanganan berita acara Musrenbangdes sebagai bentuk kesepakatan dan dokumentasi resmi atas hasil pembahasan perencanaan pembangunan Desa Jatimulya.
Melalui Musrenbangdes ini, Pemerintah Desa Jatimulya bersama masyarakat berkomitmen menjadikan pembangunan tahun 2027 lebih terarah, partisipatif dan berkelanjutan, dengan tetap memperhatikan kebutuhan masyarakat serta potensi yang dimiliki desa.
(*/Dedi)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar