Nelayan Lontar Ditemukan Tewas Setelah Tenggelam Diterjang Ombak

Nelayan Lontar Ditemukan Tewas Setelah Tenggelam Diterjang Ombak

IRRES

Nelayan Lontar Ditemukan Tewas Setelah Tenggelam Diterjang Ombak


TIRTAYASA, — LIPUTAN86NEWS.COM || Seorang nelayan bernama Andi (30), warga Kampung Baru RT 16/04 Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hilang tenggelam di perairan Lontar.

Jasad korban ditemukan oleh nelayan yang sedang melaut pada Sabtu (17/1/2026) pagi. Setelah ditemukan, korban segera dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Kapolsek Tirtayasa AKP Cece Sumarya menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (16/1/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu, korban melaut bersama kakaknya, Eli, menggunakan perahu nelayan untuk mencari ikan di sekitar perairan Lontar.

“Ketika berada di tengah laut, baling-baling mesin perahu tersangkut jaring ikan. Korban kemudian turun ke laut untuk memperbaikinya,” ujar AKP Cece Sumarya.
Namun nahas, saat korban berada di dalam air, tiba-tiba datang gelombang besar yang menghantam tubuhnya hingga terseret ombak dan menghilang dari permukaan laut.

Melihat kejadian tersebut, Eli sempat berupaya menolong adiknya dengan melemparkan pelampung. Akan tetapi, upaya tersebut tidak berhasil karena korban sudah tidak terlihat.
“Saksi sempat memberikan pertolongan dengan melempar pelampung, namun korban tidak lagi terlihat di permukaan air,” jelas Kapolsek.

Setelah melakukan pencarian secara mandiri selama sekitar 30 menit dan tidak membuahkan hasil, saksi kemudian kembali ke darat untuk meminta bantuan serta melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.

Mendapat laporan tersebut, tim BPBD Kabupaten Serang bersama unsur terkait langsung melakukan pencarian di lokasi kejadian. Namun hingga hari pertama pencarian, korban belum ditemukan.
“Pencarian dilanjutkan hingga akhirnya korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh nelayan pada Sabtu pagi, tidak jauh dari lokasi awal kejadian,” pungkas AKP Cece Sumarya.

(*/Redaksi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar